MURIANETWORK.COM - Seorang wanita yang tertangkap kamera melakukan penukaran kartu penumpang di dalam bus Transjakarta, Jakarta Timur, telah diamankan pihak berwajib. Peristiwa yang memicu keributan di antara penumpang itu terjadi pada Senin (2/2) sore, sekitar pukul 17.30 WIB, di bus rute Jaklingko 02 jurusan Kampung Melayu-Duren Sawit. Setelah melalui pemeriksaan dan karena tidak ada korban yang bersedia membuat laporan formal, wanita tersebut akhirnya diserahkan ke Dinas Sosial Jakarta Timur untuk penanganan lebih lanjut.
Kronologi Penanganan Polisi
Menanggapi video yang viral di media sosial, Unit Reserse Kriminal Polsek Jatinegara bergerak cepat. Mereka berhasil mengamankan pelaku pada Senin malam, tak lama setelah kejadian. Namun, proses hukum menemui kendala karena minimnya laporan dari pihak yang dirugikan.
Kepala Unit Reskrim Polsek Jatinegara, AKP Eko Bayu, menjelaskan situasi yang dihadapi timnya. "Setelah kejadian kami langsung bergerak Senin (2/2) malam untuk mengamankan wanita tersebut. Setelah kami bawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan, namun tidak ada yang berkenan membuat laporan polisi dan korban juga tidak mau kami ajak ke Polsek," jelasnya.
Karena tidak ada dasar hukum yang kuat untuk menahan tersangka, polisi mengambil langkah alternatif. "Setelah 24 jam tidak ada yang mau membuat laporan polisi dan korban juga tidak mau melapor, maka Selasa (3/2) siang kami kirimkan yang bersangkutan ke Dinas Sosial Jakarta Timur," tutur Eko.
Modus Penukaran Kartu yang Curang
Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi mengungkap modus operandi yang digunakan pelaku. Tindakannya bukan pencurian secara langsung, melainkan tipu daya dengan memanfaatkan kebaikan penumpang lain.
AKP Eko Bayu memaparkan rincian kejadian. "Bukan pencurian kartu, melainkan berpura-pura meminjam kartu penumpang lain dan kemudian menukarnya dengan kartu miliknya yang tidak ada saldonya," ungkapnya.
Pelaku memulai aksinya dengan berpura-pura mengalami masalah teknis. "Ketika mau 'tap', wanita tersebut meminjam kartu penumpang lain dengan alasan kartunya 'eror'. Setelah itu, kartu tersebut ditukar dengan kartu miliknya yang saldonya kosong," lanjut Eko menerangkan kelicikan tersangka.
Respons dan Apresiasi dari Transjakarta
Insiden ini pun mendapat perhatian serius dari pihak operator bus Transjakarta. Mereka secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyatakan penyesalannya. "Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan terkait insiden dugaan penukaran kartu pelanggan di rute JAK 02, Senin 2 Februari sekitar pukul 17.30 WIB," katanya.
Ayu menambahkan bahwa pengamanan pelaku tidak lepas dari kewaspadaan awak bus dan laporan dari penumpang yang menjadi korban. Dalam pernyataannya, ia juga mengapresiasi sikap proaktif masyarakat. "Transjakarta mengapresiasi keberanian pelanggan serta respons cepat petugas. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga barang bawaan masing-masing," ajaknya.
Komitmen untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan layanan juga ditegaskan pihak Transjakarta menyusul peristiwa ini, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kepercayaan publik.
Artikel Terkait
KPK Amankan Rp1 Miliar Lebih dalam OTT di Kantor Pajak Banjarmasin
Polisi Selidiki Cacahan Diduga Uang Rupiah di TPS Liar Bekasi
BRIN Hadirkan Peraih Nobel Kimia 2025 untuk Motivasi Peneliti Muda Indonesia
Kecelakaan Beruntun di Depok Diduga Akibat Pengemudi Mengantuk, Satu Orang Luka