23 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza Tengah Gencatan Senjata

- Kamis, 05 Februari 2026 | 01:30 WIB
23 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza Tengah Gencatan Senjata

Di sisi lain, badan pertahanan sipil Gaza melaporkan insiden terpisah di Jalur Gaza tengah. Menurut mereka, serangan terhadap sebuah tenda pengungsian menewaskan dua orang dan melukai delapan warga sipil.

Merespons laporan tersebut, militer Israel memberikan pernyataan yang berbeda. Mereka mengklaim serangan di Gaza tengah secara spesifik menargetkan seorang komandan peleton Hamas bernama Bilal Abu Assi.

Secara lebih luas, juru bicara militer Israel juga menegaskan posisi mereka. "Kami sedang mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan kerugian terhadap warga sipil sebisa mungkin," jelasnya, menekankan upaya yang mereka klaim telah dilakukan dalam operasi militer tersebut.

Situasi yang Terus Memanas

Insiden terbaru ini semakin memperkeruh suasana dan memperlihatkan betapa rapuhnya kesepakatan gencatan senjata. Tuding-menuding antara kedua belah pihak terus berlanjut, sementara korban dari kalangan warga sipil, termasuk anak-anak, terus berjatuhan. Kondisi di lapangan menggambarkan kompleksitas konflik yang berkepanjangan, di mana klaim operasi militer bertarget sering kali beririsan dengan realita korban di kalangan penduduk non-kombatan.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar