Rinciannya begini. Di Jakarta Barat, Tegal Alur jadi korban dengan dua RT terendam 20 cm. Sedangkan di Jakarta Utara, situasinya lebih meluas: enam RT di Marunda dan satu RT di Kapuk Muara ikut kebanjiran dengan ketinggian sekitar 10 cm.
Dampaknya langsung terasa. Jalan Kamal Raya di Tegal Alur pun tak luput, terendam 15 cm dan tentu saja mengganggu arus lalu lintas. Di sisi lain, warga yang rumahnya tak lagi nyaman dihuni terpaksa mengungsi.
Di Marunda, dua titik pengungsian dibuka. Masjid Nurul Jannah menampung sekitar 125 jiwa dari 50 kepala keluarga. Sementara SD Robiatul Adawiyah dipenuhi lebih banyak lagi, yakni 225 jiwa dari 62 KK.
Menyikapi hal ini, BPBD tak tinggal diam. Personel mereka dikerahkan untuk memantau perkembangan lapangan. Koordinasi juga digiatkan dengan sejumlah dinas terkait, seperti Sumber Daya Air dan Bina Marga, untuk melakukan penyedotan dan memastikan saluran-saluran air bekerja dengan baik.
Namun begitu, bagi warga yang terdampak, pagi ini adalah tentang menyelamatkan barang-barang dan berharap air cepat surut.
Artikel Terkait
Pasien Singapura Divonis Penjara Usai Melecehkan Perawat di Kamar Mandi Rumah Sakit
Dari Davos ke Bali: Indonesia Ambil Alih Komando Ekonomi Biru Global
Kota Tua Jakarta Disiapkan untuk Adegan Ledakan Film Korea yang Dibintangi Don Lee dan Lisa BLACKPINK
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Saat Evakuasi Bangkai Kapal di Selat Bali