Tapi jangan tanya berapa lama batas waktu itu. Dia menolak bocorkan rinciannya.
"Hanya mereka yang tahu persis," imbuhnya, meninggalkan ruang untuk teka-teki dan spekulasi.
Dia kemudian menggambarkan kekuatan yang dikerahkan. "Kita punya armada besar, armada kapal sebut saja apa pun yang sedang bergerak ke arah Iran sekarang," katanya. Itu jelas merujuk pada gugus tugas kapal induk AS yang sudah berada di perairan dekat Iran.
Di akhir, nada Trump seperti menggantung antara harapan dan ancaman. "Mudah-mudahan kita bisa capai kesepakatan. Kalau berhasil, bagus. Kalau tidak, ya kita lihat nanti apa yang terjadi."
Kalimat penutupnya itu menggema, sebuah pernyataan terbuka yang sengaja dibiarkan tanpa kejelasan. Semuanya kini tergantung pada langkah Iran selanjutnya.
Artikel Terkait
Remaja Sukoharjo Digigit Kobra yang Diduga Numpang Paket Belanja Online
Kedubes AS di Kopenhagen Picu Kemarahan Usai Copot Bendera Peringatan Tentara Denmark
Muzani: NU Telah Menjadi Tulang Punggung Bangsa Sebelum Indonesia Lahir
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Tokoh Oposisi, Sjafrie Singgung Kebocoran Rp 5.777 Triliun