Di Istora Senayan yang ramai, Sabtu (31/1/2026) pagi, hujan sempat mengguyur dengan deras. Tapi itu tak menyurutkan semangat. Justru, setelah cuaca reda, perayaan Hari Lahir Nahdlatul Ulama yang ke-100 pun bisa digelar. Gus Yahya, sang Ketua Umum PBNU, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Bapak ibu yang saya hormati,” ucapnya memulai sambutan. “Syukur kepada Allah SWT setelah didahului dengan hujan lebat pagi tadi, dan juga didahului dengan dinamika yang tidak kalah hebatnya.”
Ucapan itu langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari ribuan peserta yang memadati venue tersebut. Menurutnya, perjalanan menuju peringatan satu abad ini sendiri sudah melewati proses dinamika yang cukup intens.
Gus Yahya juga merasa lega karena seluruh perwakilan dari struktur organisasi di bawahnya bisa hadir. “Hari ini kita rayakan, kita peringati, harlah 100 tahun masehi Nahdlatul Ulama sebagai Nahdlatul Ulama yang satu. Alhamdulillah,” katanya lagi.
Artikel Terkait
Skema One Way Trans Jawa Efektif Lancarkan Arus Mudik Lebaran 2026
Dermaga Pelabuhan Merak Padat Pemudik, Petugas Siaga Antisipasi Macet Total
Dua Pasangan Ganda Putra Indonesia Lolos ke 16 Besar Orleans Masters
Kataib Hizbullah Desak Segera Penarikan Seluruh Pasukan Asing dari Irak