“Untuk kondisi-kondisi yang sangat dibutuhkan dalam keadaan darurat atau keadaan-keadaan yang memang membutuhkan penanganan khusus.”
Dari situlah, menurut Gus Muwafiq, nilai kesetiaan mutlak itu mengalir hingga kini. Ia menyebut nilai ‘Satya Haprabu’ yang masih tertanam di tubuh Polri. Nilai itu, dalam konteks sekarang, bermakna kesetiaan kepada pemimpin negara.
“Nah makanya dalam Polri ada satu yang disebut dengan Satya Haprabu. Satya Haprabu sesungguhnya adalah untuk kesetiaan kepada seorang raja, yang dalam hal ini yang sudah menjadi NKRI adalah seorang presiden,” tegasnya.
Dengan landasan historis dan nilai tersebut, Gus Muwafiq berpandangan bahwa posisi ideal Polri sudah seharusnya langsung di bawah presiden. Ia yakin hal ini akan membawa dampak positif.
“Maka sesuai UU dan sesuai idealitas selama ini, memang sebaiknya Polri langsung di bawah presiden RI. Mungkin situasi itu akan lebih membawa kepolisian dalam kondisi yang semakin baik,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Satu Awak Bus Positif Narkoba Usai Razia Tes Urine di Terminal Mandalika
PP PIRA Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga Jakarta Jelang Lebaran
Polisi Ungkap Motif Sakit Hati di Balik Pembunuhan Perempuan Muda dalam Boks di Medan
Gus Yasin Lepas Kereta Mudik Gratis dari Gambir ke Semarang