“Untuk kondisi-kondisi yang sangat dibutuhkan dalam keadaan darurat atau keadaan-keadaan yang memang membutuhkan penanganan khusus.”
Dari situlah, menurut Gus Muwafiq, nilai kesetiaan mutlak itu mengalir hingga kini. Ia menyebut nilai ‘Satya Haprabu’ yang masih tertanam di tubuh Polri. Nilai itu, dalam konteks sekarang, bermakna kesetiaan kepada pemimpin negara.
“Nah makanya dalam Polri ada satu yang disebut dengan Satya Haprabu. Satya Haprabu sesungguhnya adalah untuk kesetiaan kepada seorang raja, yang dalam hal ini yang sudah menjadi NKRI adalah seorang presiden,” tegasnya.
Dengan landasan historis dan nilai tersebut, Gus Muwafiq berpandangan bahwa posisi ideal Polri sudah seharusnya langsung di bawah presiden. Ia yakin hal ini akan membawa dampak positif.
“Maka sesuai UU dan sesuai idealitas selama ini, memang sebaiknya Polri langsung di bawah presiden RI. Mungkin situasi itu akan lebih membawa kepolisian dalam kondisi yang semakin baik,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Kapolri Kukuhkan Ojol Riau Sebagai Mitra Kamtibmas dan Satgas PHK
Contraflow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Puncak Arus Mudik
Wali Kota Jakarta Barat Imbau Warga Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Mudik Lebaran 2026
Bocah 7 Tahun Terseret Arus Ditemukan Meninggal di Sungai Bendo Mongal Kediri