Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kembali minta operasional fasilitas RDF di Rorotan, Jakarta Utara, dihentikan sementara. Permintaan ini muncul setelah aduan warga yang tak kunjung reda soal bau menyengat. Bau itu diduga kuat berasal dari aktivitas pengolahan dan pengangkutan sampah di lokasi tersebut.
Faktanya, ini bukan kali pertama RDF Rorotan jadi sorotan. Warga sudah berkali-kali protes. Aroma busuk yang menyebar dari proses pengolahan sampah itu terus jadi keluhan utama. Menurut catatan, setidaknya sudah tiga kali fasilitas ini dihentikan sementara operasinya akibat desakan masyarakat sekitar.
Uji Coba Sempat Ditutup, Kesehatan Warga Jadi Taruhan
Sebelumnya, pada Sabtu (22/3/2025) lalu, uji coba RDF Rorotan sudah lebih dulu ditutup. Penutupan dilakukan setelah muncul laporan sejumlah anak dan warga mengalami gangguan kesehatan. Ada 11 anak dilaporkan kena ISPA, sementara tiga anak lainnya mengalami infeksi pada mata.
Artikel Terkait
Kompolnas Tinjau Kesiapan Polda Sumsel Hadapi Arus Mudik Lebaran
Lalu Lintas Mudik di Tol Situbondo Barat Meningkat Lebih dari 40 Persen
ASDP Hapus Aturan Geofencing, Tiket Kapal Kini Bisa Dibeli dari Mana Saja
FORMAS Buka Kantor di Beijing untuk Perkuat Jembatan Investasi Indonesia-China