Suasana di kawasan Bukit Duri, Tebet, belakangan ini sempat memanas. Aksi tawuran antarwarga, khususnya antara Kampung Pulo dan RW 12, terjadi beberapa kali dan mengusik ketenteraman. Menanggapi hal ini, aparat kepolisian pun turun tangan.
Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Tebet memilih pendekatan yang lebih cair: ngobrol santai sambil minum kopi. Kegiatan bertajuk "Ngopi Kamtibmas" itu mereka gelar Rabu (28/1) lalu, di Jalan Inspeksi Kali Ciliwung, tepatnya di RT 08 RW 012. Tujuannya jelas, membangun komunikasi dan mencegah tawuran terulang.
"Dalam rangka mencegah terulangnya aksi tawuran antara warga Kampung Pulo dan RW 12 Kelurahan Bukit Duri, Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Tebet melaksanakan kegiatan Ngopi Kamtibmas sebagai sarana komunikasi dan silaturahmi," jelas Kasi Humas Polres Metro Jaksel, AKBP Murodih, Jumat (30/1/2026).
Pertemuan itu dihadiri sekitar 45 orang. Tak cuma warga biasa, tapi juga tokoh masyarakat seperti Ketua RW 012 Wawan Efendi, serta para ketua RT setempat. Unsur tiga pilar dan sejumlah perwira polisi juga hadir, termasuk Kasi Propam dan para Kanit.
Dalam kesempatan itu, Kasat Binmas AKBP Dodi Ginanjar mengajak semua pihak menjaga kekompakan. Ia menekankan pentingnya saling mengingatkan, terutama untuk menjaga anak-anak muda agar tak terjerumus dalam pelanggaran.
Menurutnya, momentum menjelang bulan suci Ramadhan ini harus dimanfaatkan. "Diharapkan kegiatan keagamaan dapat lebih ditingkatkan sebagai upaya pembinaan moral dan spiritual masyarakat, khususnya generasi muda," tambah Dodi.
Sementara itu, Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan punya pesan lain. Ia meminta warga lebih peka terhadap lingkungan. Jika ada hal mencurigakan, tegurlah dengan cara yang manusiawi, lalu laporkan ke polisi. "Bisa melalui Call Center 110, Polsek Tebet, atau langsung ke personel yang dikenal," ujarnya.
Iwan juga mengingatkan agar warga tidak gampang terpancing. Provokasi, termasuk yang menggunakan petasan, harus dihadapi dengan kepala dingin. Lapor saja ke Bhabinkamtibmas atau polisi terdekat.
Dialog seperti Ngopi Kamtibmas ini diharapkan bisa mencairkan ketegangan. Dengan duduk bersama, aparat dan warga berusaha mencari solusi agar Bukit Duri kembali kondusif. Upaya pencegahan, tentu saja, jauh lebih baik daripada menunggu kerusuhan terjadi lagi.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi