tegasnya.
Di sisi lain, Haedar melihat keputusan DPR yang mempertahankan Polri di bawah Presiden sudah tepat. Langkah itu dinilai selaras dengan semangat reformasi yang digulirkan dua dekade silam. Ia yakin, pandangan serupa juga dipegang banyak organisasi kemasyarakatan.
“Pandangan ormas-ormas itu pada umumnya mendorong reformasi dari dalam sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi,”
tuturnya.
Intinya, bagi Muhammadiyah, persoalan di tubuh institusi negara seperti Polri lebih tepat diselesaikan lewat perbaikan internal. Itulah jalan yang dianggap lebih masuk akal dan berkelanjutan ketimbang mengubah-ubah peta kelembagaan yang sudah terbentuk.
Artikel Terkait
Panglima TNI Mutasi 35 Perwira, Dominasi Kopassus Menonjol
Trump Desak Sekutu Kirim Kapal Perang Buka Blokade Iran di Selat Hormuz
Ladang Minyak Strategis Abu Dhabi Terbakar Usai Serangan Drone
Jasaraharja Serahkan Ambulans Listrik untuk Dukung Keselamatan Wisatawan TMII