tegasnya.
Di sisi lain, Haedar melihat keputusan DPR yang mempertahankan Polri di bawah Presiden sudah tepat. Langkah itu dinilai selaras dengan semangat reformasi yang digulirkan dua dekade silam. Ia yakin, pandangan serupa juga dipegang banyak organisasi kemasyarakatan.
“Pandangan ormas-ormas itu pada umumnya mendorong reformasi dari dalam sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi,”
tuturnya.
Intinya, bagi Muhammadiyah, persoalan di tubuh institusi negara seperti Polri lebih tepat diselesaikan lewat perbaikan internal. Itulah jalan yang dianggap lebih masuk akal dan berkelanjutan ketimbang mengubah-ubah peta kelembagaan yang sudah terbentuk.
Artikel Terkait
Prasetyo Tegaskan: Reshuffle Kabinet Murni Hak Prerogatif Presiden Prabowo
Gas Whip Pink di Balik Kematian Lula Lahfah, Polisi: Jangan Coba-Coba!
Misteri Kematian Lula Lahfah Tak Terungkap, Keluarga Tolak Autopsi
Detik-Detik Mencekam Sebelum Tubuh Selebgram Lula Lahfah Ditemukan di Apartemen