Peringatan pun disampaikan. Mereka bilang, konsekuensi berbahaya dari keputusan yang dianggap provokatif ini akan menjadi tanggung jawab penuh para pembuat kebijakan di Eropa.
Di sisi lain, dari Brussels, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kalla menjelaskan alasan di balik langkah tegas ini. Para menteri luar negeri Uni Eropa, katanya, akan segera memasukkan IRGC ke dalam daftar hitam setelah penindakan brutal terhadap aksi demonstrasi massal.
Dengan kata lain, langkah ini menempatkan IRGC sejajar dengan kelompok-kelompok seperti al-Qaeda dan ISIS. Sebuah penanda yang jelas, dan tentu saja, berisiko tinggi.
Artikel Terkait
Angkot Terbakar di Depok Diduga Akibat Korsleting Listrik, Tak Ada Korban Jiwa
Kemenkes Ingatkan Pentingnya Atur Batasan untuk Jaga Kesehatan Mental Saat Mudik
Kapolri: Kecelakaan Lalu Lintas Turun 40,91% di Awal Operasi Ketupat 2026
Menteri Kesehatan Apresiasi Penurunan Signifikan Kecelakaan Mudik