Uni Eropa bersiap mencoretkan nama Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ke dalam daftar terorisnya. Langkah ini, seperti yang diumumkan pejabat tinggi blok tersebut, tak pelak memantik reaksi keras dari Tehran. Iran langsung menuding ada campur tangan Amerika Serikat dan Israel di balik keputusan Brussels itu.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran melontarkan kecaman pedas. Mereka menyebut keputusan Uni Eropa sama sekali tak berdasar dan irasional.
Tak cuma itu. Pihak Iran juga menegaskan bahwa langkah ini melanggar sejumlah hukum internasional dan menginjak-injak kedaulatan negara mereka.
Artikel Terkait
Angkot Terbakar di Depok Diduga Akibat Korsleting Listrik, Tak Ada Korban Jiwa
Kemenkes Ingatkan Pentingnya Atur Batasan untuk Jaga Kesehatan Mental Saat Mudik
Kapolri: Kecelakaan Lalu Lintas Turun 40,91% di Awal Operasi Ketupat 2026
Menteri Kesehatan Apresiasi Penurunan Signifikan Kecelakaan Mudik