Uni Eropa bersiap mencoretkan nama Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ke dalam daftar terorisnya. Langkah ini, seperti yang diumumkan pejabat tinggi blok tersebut, tak pelak memantik reaksi keras dari Tehran. Iran langsung menuding ada campur tangan Amerika Serikat dan Israel di balik keputusan Brussels itu.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran melontarkan kecaman pedas. Mereka menyebut keputusan Uni Eropa sama sekali tak berdasar dan irasional.
Tak cuma itu. Pihak Iran juga menegaskan bahwa langkah ini melanggar sejumlah hukum internasional dan menginjak-injak kedaulatan negara mereka.
Artikel Terkait
Politiser Tertipu Rp 226 Juta, Perempuan 72 Tahun Dituntut 2 Tahun Bui
Iran Tegaskan Siap Perang, Tapi Pintu Negosiasi dengan AS Masih Terbuka
Golkar Buka Peluang Bahas Usulan PAN Hapus Ambang Batas Parlemen
Aceh Beralih ke Fase Pemulihan, Gubernur Mualem Beri Instruksi Ketat