Menurut perusahaan, aksi iseng seperti ini jelas merugikan. Bukan cuma buat orang lain di luar, tapi juga berpotensi mengganggu penumpang lain di dalam kereta.
"Tindakan yang kurang tepat dalam menggunakan fasilitas tidak hanya dapat merugikan diri sendiri, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penumpang lainnya," tegas pernyataan KAI.
Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Railmin berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Mari kita jadikan kereta api sebagai moda transportasi yang tertib, aman dan nyaman dengan saling menghormati serta menaati aturan yang berlaku," sambungnya.
Intinya, imbauan itu jelas: fasilitas umum bukan untuk main-main. Semua penumpang diharapkan bisa menjaga ketertiban bersama.
Artikel Terkait
Gus Yahya Kembali Memegang Kendali, PBNU Pilih Rekonsiliasi
Setelah Seminggu, Upaya Tanggap Darurat Longsor Cisarua Masih Berjalan
KPK Periksa Asisten Pribadi Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB
Anggota DPR Soroti Kompetensi Kunci untuk Jabatan Strategis di Kemenpora