Menurut perusahaan, aksi iseng seperti ini jelas merugikan. Bukan cuma buat orang lain di luar, tapi juga berpotensi mengganggu penumpang lain di dalam kereta.
"Tindakan yang kurang tepat dalam menggunakan fasilitas tidak hanya dapat merugikan diri sendiri, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penumpang lainnya," tegas pernyataan KAI.
Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Railmin berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Mari kita jadikan kereta api sebagai moda transportasi yang tertib, aman dan nyaman dengan saling menghormati serta menaati aturan yang berlaku," sambungnya.
Intinya, imbauan itu jelas: fasilitas umum bukan untuk main-main. Semua penumpang diharapkan bisa menjaga ketertiban bersama.
Artikel Terkait
Persib Kokoh di Puncak Klasemen, Unggul 4 Poin dari Borneo
Bengkel di Bekasi Perkenalkan Metode Rebuild Total untuk Servis Kaki-Kaki Mobil
Sopir Truk Protes Penolakan Muatan dengan Parkir Melintang di Pelabuhan BBJ
Jadwal Salat dan Waktu Utama Zakat Fitrah di Denpasar 16 Maret 2026