Hampir semua rumah sakit dan puskesmas yang rusak akibat bencana di Sumatera kini sudah bisa berfungsi lagi. Kabar baik ini datang dari Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Tapi, masih ada dua puskesmas di Aceh yang terpaksa melayani pasien dari luar gedung, karena bangunannya belum selesai diperbaiki.
Amran, juru bicara Satgas, menjelaskan situasinya dalam jumpa pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis lalu. "Seluruh faskes, baik rumah sakit maupun puskesmas, kondisinya sudah fungsional," ujarnya.
Namun begitu, ia menyebut dua pengecualian.
"Untuk yang di Aceh, kecuali Puskesmas Lokop di Desa Lokop, Aceh Timur. Pelayanannya masih dilakukan di luar gedung. Artinya, mereka berfungsi, tapi belum bisa masuk ke dalam."
"Kemudian ada juga Puskesmas Jambur Lak-lak di Aceh Tenggara. Keadaannya serupa, melayani dari luar bangunan," lanjut Amran menerangkan.
Dua puskesmas itu termasuk yang paling parah terdampak. Padahal, dari total 152 puskesmas yang sempat berhenti beroperasi, sebagian besar lainnya sudah pulih. Secara keseluruhan, bencana itu sempat melumpuhkan 280 fasilitas kesehatan di tiga provinsi: 141 unit di Aceh, 67 di Sumatera Utara, dan 72 di Sumatera Barat.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Penyebaran Foto Palsu AI dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Kemacetan Mulai Landa Ruas Tol Jelang Mudik, Contraflow dan One Way Diterapkan
Posko Kesehatan di PLBN Skouw Siap Antisipasi Mudik Lebaran 2026
KPK Tahan Mantan Staf Khusus Yaqut, Gus Alex Bantah Perintah Pembagian Kuota Haji