"Pasar adalah salah satu penggerak utama ekonomi rakyat, apalagi Payakumbuh kuat di sektor kuliner," katanya.
Tak hanya Payakumbuh, pasar di Batusangkar juga masuk dalam agenda. Tapi, prioritas akan diberikan pada yang paling siap teknis. Targetnya, lelang berjalan akhir 2026 dan pembangunan fisik dimulai tahun depannya. Meski pembangunannya oleh pusat, Dody menegaskan konsep dan pengelolaan tetap di daerah. Hanya saja, desainnya harus punya karakter lokal.
"Ini pasar kota, jadi desainnya harus lokal, tidak boleh kehilangan karakter daerah," ujarnya.
Merespons hal itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman tak menyembunyikan rasa syukurnya. Kunjungan itu, baginya, adalah bukti sinergi konkret antara DPR dan pemerintah.
"Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri PU dan Bapak Andre Rosiade yang telah memastikan komitmen pusat," kata Elzadaswarman.
Ia berjanji Pemkot akan bekerja cepat menyelesaikan DED dan koordinasi teknis. Bagi dia, ini lebih dari sekadar proyek fisik. Ini tentang menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi warga.
"Revitalisasi pasar ini bukan hanya membangun gedung, tetapi membangun kembali denyut ekonomi rakyat Payakumbuh. Sinergi pusat dan daerah seperti ini sangat kami harapkan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Saksi Ungkap Perintah Hapus Chat dan Rekening Fiktif di Sidang Korupsi Kemnaker
China Peringatkan AS: Intervensi Militer ke Iran Bisa Picu Bencana di Timur Tengah
Banjir Bekasi Meluas, 49 Desa Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi
DKI Tambah Tenaga Kontrak untuk Percepat Perbaikan Jalan