Pagi ini, ratusan rumah di Kampung Sawah, Cakung, Jakarta Timur, kembali terendam. Air dari Kali Cakung yang meluap membanjiri permukiman padat itu, mengubah jalan-jalan menjadi aliran keruh. Menurut sejumlah saksi, genangan mulai merayap masuk sejak subuh.
Ketinggian air di beberapa titik bahkan dilaporkan mencapai satu meter. Kendaraan roda dua dan empat pun kesulitan melintas, aktivitas warga lumpuh total.
Dewi, seorang warga berusia 38 tahun, mengeluh. Kejadian ini sudah jadi langganan.
Katanya, hujan dengan intensitas tinggi sudah mengguyur Jakarta sejak dini hari. Durasi yang lama itulah yang jadi pemicu utamanya.
Di sisi lain, banyak warga yang memilih bertahan di rumah. Mereka cuma bisa menunggu dan berharap air cepat surut, meski lantai rumah mereka sudah kebanjiran. Sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan pengungsian atau korban jiwa. Yang ada hanya ratusan rumah terendam air cokelat, dan rasa was-was yang mengambang.
Sebenarnya, peringatan sudah ada. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebelumnya melaporkan 17 RT di Jakarta Timur dan Barat terendam. Ketinggian airnya bervariasi, mulai dari 30 sentimeter sampai 1,5 meter.
Artikel Terkait
Polri Tegas Tolak Usulan Penempatan di Bawah Kementerian
Menteri PU dan Andre Rosiade Tinjau Reruntuhan, Revitalisasi Pasar Payakumbuh Segera Dimulai
Hujan Deras Rendam 52 RT di Ibu Kota, Sejumlah Jalan Terendam
Kaesang Sambut RMS ke PSI dengan Pantun dan Jaket Kebesaran di Rakernas Makassar