Dari sisi korporat, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut sanitasi dan air bersih memang jadi fokus utama program tanggung jawab sosial mereka. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun SDM yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Dengan kualitas hidup yang baik, sumber daya manusia Indonesia bisa semakin unggul dan memperkuat keberlanjutan bangsa,” tambah Baron.
Respon warga pun sangat positif. Samuel Heremba, Kepala Kampung Tambat, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
Acara peresmiannya sendiri dihadiri langsung oleh sejumlah pengurus SERUNI KMP, seperti Sri Suparni Bahlil, Liza Thohir, dan Ernawati Trenggono. Kehadiran mereka menandai sebuah kolaborasi yang diharapkan tak berakhir di sini. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus berkontribusi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah operasi mereka.
Untuk warga Kampung Tambat, hari ini mereka bisa menikmati air bersih yang mengalir dengan lebih mudah. Sebuah kemewahan sederhana yang dampaknya sangat besar bagi kehidupan sehari-hari.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Tangerang-Merak Naik 1,3%, Pengelola Beri Diskon 30%
Antrean 36 Kilometer Hantui Pemudik di Jalur Menuju Pelabuhan Gilimanuk
Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik di Terminal Purabaya, Pantau Lonjakan Penumpang 30 Persen
Polisi Amankan Konvoi Remaja dan Petasan di Jakarta Barat Jelang Ramadan