Menjelang Ramadan, suasana di Jakarta biasanya berubah. Bukan cuma soal persiapan ibadah, tapi juga keamanan. Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, mengakui tren kejahatan memang cenderung naik di periode seperti ini. Makanya, patroli digencarkan untuk mengantisipasi segala gangguan kamtibmas.
“Menjelang bulan Ramadan, gangguan Kamtibmas cenderung mengalami peningkatan,” ujar Asep kepada awak media, Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, yang perlu diwaspadai adalah tawuran, keributan geng motor, sampai aksi premanisme dan kejahatan jalanan lainnya.
Lantas, apa pemicunya? Faktornya beragam. Dari konsumsi minuman keras dan narkoba, provokasi yang menyebar cepat lewat media sosial, sampai tekanan sosial ekonomi yang makin terasa jelang bulan suci. Kombinasi ini rawan memicu kerusuhan.
“Kondisi ini tidak dapat ditolerir,” tegas Irjen Asep.
Alasannya jelas: berpotensi menimbulkan korban jiwa, merusak fasilitas umum, dan yang paling parah, menggerus rasa aman warga. Polda Metro Jaya pun tak tinggal diam.
Artikel Terkait
Jenazah Turis Spanyol di Lombok Dipindahkan Enam Kali dengan Motor
Prabowo Resmi Pimpin DEN, Bahlil Jabat Ketua Harian
Data Kependudukan Dukcapil Jadi Penopang Sistem Keuangan dan Bansos
Adies Kadir Dikukuhkan Jadi Hakim MK, Meski Sempat Diperiksa MKD