Lagipula, kejadiannya sudah bukan kali pertama. Pencurian pelat besi di jembatan penyeberangan orang (JPO) kembali terjadi di Jakarta, memunculkan tanda tanya besar soal pengamanan aset publik. Khoirudin, Ketua DPRD DKI, langsung angkat bicara. Ia mendesak Pemprov DKI untuk serius menangani masalah ini, terutama dengan memastikan CCTV di fasilitas publik benar-benar berfungsi.
“Kasus pencurian pelat besi JPO ini sudah berulang, tidak hanya di satu lokasi,” ujar Khoirudin kepada awak media, Rabu (28/1/2026).
“Artinya ada celah dalam sistem pengamanan aset publik yang harus segera dibenahi.”
Kekhawatirannya jelas beralasan. Menurutnya, hilangnya pelat besi lantai JPO bukan cuma soal kerugian materi. Ini soal nyawa. Bayangkan saja, lantai jembatan yang seharusnya jadi tempat menyeberang tiba-tiba bolong. Bahaya yang mengintai sangat nyata.
“JPO itu fasilitas keselamatan. Kalau lantainya bolong, risikonya fatal,” tegasnya.
“Ini menyangkut nyawa orang.”
Nah, untuk mengatasi hal ini, Khoirudin punya beberapa usulan. Di satu sisi, ia mendorong partisipasi warga untuk ikut mengawasi lingkungan sekitarnya. Tapi itu saja tak cukup. Ia mendesak agar CCTV dipasang di titik-titik JPO yang rawan.
Artikel Terkait
Penyidik Soroti Penolakan Autopsi dalam Kasus Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah
Kemenag Godok Ditjen Pesantren Baru, Anggarannya Tembus Rp 12,6 Triliun
Panggung Musik Timur: Pemerintah Dengar Langsung Suara Para Musisi
Stasiun Jatake Diresmikan, Dudy dan Andra Pacu Ekonomi Banten Lewat Rel