Dampaknya bisa dirasakan di banyak titik. Wilayah seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, sampai Marunda dan Cilincing berpotensi terdampak. Tak ketinggalan Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, dan tentu saja Kepulauan Seribu.
Yang perlu diingat, kondisi ini tak cuma berlangsung sebentar. Pasang tinggi bisa terjadi berhari-hari berturut-turut. Makanya, BPBD minta warga benar-benar memerhatikan perubahan cuaca dan gerak air laut yang bisa berubah dengan cepat.
Nah, langkah antisipasinya apa saja? Selain terus memantau, masyarakat sebaiknya menghindari dulu aktivitas di zona pesisir yang rawan, terutama saat jam-jam puncak. Pastikan juga saluran air di sekitar rumah lancar, biar genangan tidak makin parah.
Untuk informasi terkini, pantau terus kanal resmi. BPBD menyediakan laman peringatan dini gelombang pasang, aplikasi JAKI untuk laporan genangan, dan situs pantau banjir. Update "real-time" dari sana bisa jadi panduan.
Artikel Terkait
Said Iqbal Dukung Kapolri Tetap di Bawah Presiden, Sejalan dengan Sikap Tegas Sigit
KPK Gandeng Pemda, Aset Rp 122 Triliun Kembali ke Pangkuan Daerah
Di Balik Kabut Burangrang, Pencarian 32 Korban Longsor Terus Digenjot
BKN Tetapkan Hari-Hari Wajib Batik Korpri bagi Seluruh ASN