Cuaca ekstrem tampaknya belum mau beranjak dari Ibu Kota. Menanggapi prediksi BMKG yang menyebut potensi cuaca buruk masih mengancam hingga 1 Februari mendatang, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka opsi untuk memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
“Hasil BMKG memang ada kemungkinan sampai tanggal 1 Februari cuacanya masih perlu dilakukan OMC,” ujar Pramono, saat ditemui di Jakarta Utara, Selasa lalu.
Ia menambahkan, anggaran untuk operasi itu sudah siap. “Jadi kalau memang masih diperlukan, kami akan lakukan,” tegasnya. Keputusan akhir, menurutnya, akan diambil setelah pemantauan perkembangan cuaca secara lebih lanjut.
Di sisi lain, langkah ini jelas punya tujuan mendesak: mencegah banjir besar terulang. Beberapa hari terakhir, curah hujan tinggi sudah memicu genangan dan banjir di sejumlah titik. Pramono tak ingin kejadian itu berulang dengan skala lebih luas.
“Yang paling penting jangan sampai curah hujan tinggi ini kembali menimbulkan banjir yang besar. Itu yang kami antisipasi,” jelasnya.
Artikel Terkait
Tabrakan Beruntun di Tol Semarang-Batang, Tiga Kendaraan Rusak Parah
PELNI Balikpapan Tambah Dua Kapal dan Tingkatkan Frekuensi Layar untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran
Polisi Tegaskan Foto Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Adalah Hasil AI
Penyintas Banjir Pidie Jaya Bersyukur di Huntara, Berharap Segera Dapat Hunian Tetap