Genangan air masih menutupi permukiman warga di Pejaten Timur, Pasar Minggu, hingga siang ini. Kondisi di RT 16 dan 17 itu belum juga surut. Ada yang memilih mengungsi, tapi tak sedikit pula yang bertahan, bertahan di rumah masing-masing meski air menggenang.
Sejak pagi tadi, sekitar pukul sepuluh, air dari Kali Ciliwung masih terus merembes masuk ke rumah-rumah. Mayoritas warga yang rumahnya bertingkat memilih naik ke lantai dua. Sementara itu, bagi yang cuma punya rumah satu lantai, pilihannya terbatas. Sebagian mengungsi ke rumah saudara, sebagian lagi cuma bisa berteduh di teras ruko sekitar lokasi.
Di tengah situasi yang serba sulit ini, ada pemandangan lain. Anak-anak justru terlihat bermain di air. Mereka tampak riang, bahkan turut membantu mengantarkan barang-barang kebutuhan untuk warga yang bertahan.
Menurut Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, kondisi sekarang sudah agak membaik dibanding semalam. Debit air di kawasan itu kini sekitar 120 cm.
"Ketinggian air saat ini di Pejaten Timur RT 17 tinggal 120 cm. Untuk semalam mencapai 210 ketinggian airnya. Untuk di bagian bawah memang masih terendam,"
Ujarnya kepada para wartawan yang meliput di lokasi.
Di sisi lain, Sukendar memastikan timnya terus berjaga. Tujuh personel disiagakan di titik yang terendam banjir itu. Mereka siap siaga, menunggu permintaan bantuan dari warga.
"Personil untuk antisipasi jika ada warga yang minta untuk dievakuasi. Teman-teman BPBD juga sudah memasang jalur evakuasi menggunakan tambang,"
Jelasnya.
"Untuk perahu kami memang mobile, jadi begitu ada permohonan evakuasi kami langsung siap untuk melaksanakan evakuasi,"
Pungkas Sukendar.
Artikel Terkait
Polisi Jerman Bubarkan Hells Angels Leverkusen, Sita Aset Rp43 Miliar dalam Operasi Besar
Anggota DPR Dorong Penyediaan Air Bersih dan Fasilitas Olahraga di Lapas Perempuan Jayapura
Kereta Bathara Kresna Terpaksa Berhenti di Solo karena Mobil Land Cruiser Parkir Terlalu Dekat Rel
Taksi Listrik Mogok Korsleting di Perlintasan, Picu Tabrakan Beruntun Kereta Api di Bekasi Timur