Sabtu pagi itu, suasana di Rawa Buaya masih basah oleh genangan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung melihat kondisi korban banjir di wilayah Jakarta Barat ini. Ia tak sendiri; Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mendampinginya. Titik kunjungan mereka adalah Masjid Jami Baiturrahman, yang kini berfungsi sebagai tempat pengungsian.
Begitu tiba, Pramono langsung disambut warga. Ia berkeliling, bersalaman, dan tak lupa mengingatkan soal pentingnya menjaga kesehatan di tengah situasi pengungsian yang serba terbatas. Suasana masjid yang ramai itu tiba-tiba diselingi teriakan dari lantai dua.
Seorang warga, dengan suara lantang, memanggil sang gubernur.
"Pak Pram, Pak Pram! Pak, pompanya tambah lagi dong, Pak!"
Permintaan itu langsung disambung olehnya, "Pompanya ditambah lagi, Pak. Biar cepat surut airnya."
Artikel Terkait
Raja Xerxes I Menghukum Lautan Usai Badai Hancurkan Jembatan Pasukannya
Lebaran 2026: 76 Juta Pemudik Pilih Mobil Pribadi, Ini Tips Aman dari Ahli
Pedagang Cilik Nekat Mudik Jalan Kaki dari Bandung ke Ciamis Demi Bertemu Ibu
Ali Larijani, Politikus Senior Iran, Tewas dalam Serangan Gabungan AS dan Israel