Namun begitu, tantangan keamanan sekarang makin kompleks. Hengki secara khusus menyoroti bahaya yang mengintai anak-anak. Peredaran narkoba seperti Tramadol dan Hexymer, plus maraknya penyalahgunaan vape di kalangan remaja, jadi perhatian serius.
Ia mengimbau orang tua untuk lebih waspada. "Periksa rutin ponsel anak-anak," sarannya. Tujuannya jelas: mencegah keterlibatan mereka dalam judi online, prostitusi daring, atau bahkan tawuran. Pengawasan dari keluarga dinilai sebagai benteng pertama.
Di sisi lain, Kombes Yudha menyatakan kesiapan jajarannya mendukung penuh arahan Kapolda. Komitmennya adalah menjaga keamanan dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif.
"Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga kamtibmas," kata Yudha.
Kunjungan Jumat itu mungkin singkat. Tapi pesannya ingin mengakar: keamanan adalah urusan bersama, dan polisi siap mendengar laporan warga kapan saja.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Kapal AS dan Sekutu di Selat Hormuz dengan Rudal dan Drone
Suami Siri Ditangkap Usai Mayat Istri Tinggal Tulang Ditemukan di Depok
Bhayangkara Lampung FC Kalahkan Arema FC 2-1 Meski Lawan Bermain 9 Pemain
Presiden Prabowo Bantu Turunkan Quraish Shihab dari Panggung di Acara Nuzulul Quran