"Sejak kemarin mereka sudah mengungsi. Ini yang lebih parah," katanya.
Diapit Dua Aliran Sungai
Lokasi desa yang unik menjadi salah satu penyebab utama. Sukamekar terletak persis di antara dua aliran sungai: Kali CBL dan Kali Bekasi. Luapan dari Kali CBL diduga menjadi biang kerok banjir kali ini.
Tapi kekhawatiran belum berakhir. Taufik menyuarakan ancaman yang mungkin masih mengintai.
"Yang dikhawatirkan ini sekarang potensi banjir dari Kali Bekasi, karena banjir hari ini dan kemarin itu (akibat) luapan Kali CBL. Nah, sekarang Kali Bekasi ada potensi meluap juga, jadi ada kemungkinan bertambah tinggi ini banjirnya," jelasnya.
Dengan kondisi geografis seperti itu, ancaman banjir bertambah tinggi bukan mustahil terjadi. Ribuan pengungsi pun hanya bisa menunggu dan berharap air segera surut.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Bantu Turunkan Podium Usai Quraish Shihab Panjatkan Doa Khusus di Istana
Material Proyek Gedung Sumbat Drainase, Jalan dan Rumah di Ciapus Bogor Kebanjiran
IRGC Klaim Luncurkan Serangan Rudal ke Fasilitas AS dan Israel, Sistem Pertahanan Israel Berupaya Mencegat
Polri Resmikan 16 Pusat Studi untuk Hadapi Tantangan Keamanan Kompleks