Hingga sore hari, proses evakuasi truk yang nyangkut di separator Jalan Casablanca, Tebet, masih belum kelar. Di lokasi, petugas tampak sibuk memindahkan muatan truk satu per satu. Butuh waktu, memang.
Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menjelaskan situasinya.
"Kami masih proses penyalinan isi truknya dulu. Ini yang bikin arus di sekitar titik kejadian jadi padat," ujarnya, Selasa (20/1/2026).
"Baru setelah truk kosong, kami bisa derek kendaraannya."
Rupanya, truk itu mengangkut muatan batu dalam jumlah penuh. Itulah yang memperlambat segalanya. Memindahkan tumpukan batu bukan pekerjaan singkat, apalagi di tengah jalan yang ramai.
Di sisi lain, kondisi lalu lintas secara umum sebenarnya masih bisa dikatakan lancar. Menurut Robby, kemacetan hanya terpusat di ruas jalan tepat sebelum lokasi kejadian. Setelah melewati titik itu, kendaraan bisa kembali bergerak normal.
"Yang macet ya cuma di area evakuasi itu sendiri. Selebihnya cukup lancar. Untuk sekarang, arus kendaraan kami alihkan lewat satu lajur dengan pengawalan petugas," jelasnya.
Kecelakaan tunggal ini terjadi pagi buta, sekitar pukul 05.40 WIB. Lokasinya di Jalan Raya Casablanca arah barat, persis di depan TPU Menteng Pulo.
Kasubdit Gakkum Ditlantas, AKBP Ojo Ruslani, menyebut truk yang dikemudikan seorang sopir berinisial R itu sedang melaju dari arah timur.
"Tiba-tiba saja, di lokasi itu, truk menabrak pembatas jalan beton di tengah. Kendaraannya rusak cukup parah," ujar Ojo.
Untungnya, tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski begitu, lalu lintas sempat tersendat parah hingga mengular ke beberapa ruas jalan lain. Polisi masih memeriksa sang sopir untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan itu. Proses evakuasi? Masih berlanjut.
Artikel Terkait
Festival Muharram di Jakarta Ditargetkan Dikunjungi 5.000 Orang Selama Dua Hari
Polres Bogor Buka Bhayangkara Fest ke-80 dengan Senam Massa dan Layanan Publik di CFD Cibinong
Kepala Staf Kepresidenan Akui Pemikiran Strategis Mahasiswa dan Akan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
Israel Serang Markas Hizbullah di Beirut Selatan, Balas Pelanggaran Gencatan Senjata