Mahasiswi Ciawi Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Tekanan Ekonomi

- Selasa, 20 Januari 2026 | 16:15 WIB
Mahasiswi Ciawi Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Tekanan Ekonomi

Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk melaporkan sebuah peristiwa. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan emosional dan pikiran untuk mengakhiri hidup, segera cari bantuan profesional dari psikolog atau psikiater.

Suasana di sebuah kamar kos di Ciawi, Bogor, mendadak mencekam pada Senin (19/1) siang lalu. Seorang mahasiswi berusia 23 tahun ditemukan tak lagi bernyawa di dalamnya. Ia ditemukan dalam keadaan tergantung.

Kapolsek Ciawi, AKP Dede Lesmana, mengonfirmasi temuan itu pada Selasa (20/1/2026).

"Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di seutas tali yang diikatkan di plafon kamar kos," kata Dede.

Ceritanya berawal dari kecemasan seorang teman. Seorang saksi berinisial M, yang sudah puluhan kali mencoba menelepon sang mahasiswi dan tak mendapat jawaban, mulai khawatir. Ia lalu meminta tolong saksi lain untuk mengecek keadaan.

Merasa ada yang tidak beres, saksi itu pun melaporkannya ke pemilik kos. Dengan sigap, pemilik kos dan beberapa penghuni lain mendobrak pintu kamar tersebut. Apa yang mereka lihat sungguh memilukan.

"Dan ditemukan korban dalam keadaan gantung diri dan sudah meninggal dunia," beber Kapolsek.

Lantas, apa yang mendorongnya melakukan hal itu? Menurut sejumlah keterangan dari rekan-rekan korbannya, masalah ekonomi diduga menjadi pemicu berat. Tapi, jangan buru-buru mengambil kesimpulan.

"Untuk penyebab gantung diri masih diselidiki," ujar Dede Lesmana menegaskan.

Namun begitu, ia mengakui bahwa informasi awal dari teman-teman kuliah korban memang mengarah ke persoalan keuangan. Penyidik masih bekerja untuk memastikan semuanya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar