Pagi ini, Jalan Ahmad Yani di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, kembali digenangi air. Arus lalu lintas dari arah Jatinegara menuju Sunter pun terpaksa terhambat. Rupanya, hujan deras yang mengguyur sejak semalam menjadi biang keladinya.
Menurut pantauan di lokasi sekitar pukul setengah sebelas pagi, suasana cukup kacau. Banyak pengendara motor yang memilih menepi, ragu menerobos genangan. Tak sedikit pula yang akhirnya putar balik, nekat melawan arus setelah melihat jalan di depan sudah seperti sungai.
Para pengemudi mobil pun tak kalah bingung. Sebagian memarkir kendaraannya di bahu jalan yang masih kering, memilih menunggu dengan sabar sambil berharap air cepat surut.
Namun begitu, selalu ada saja yang nekat.
Beberapa pengendara motor dan mobil memutuskan untuk menerobos banjir. Yang lebih parah, beberapa pemotor terpaksa naik ke trotoar demi menghindari genangan dalam. Alhasil, pejalan kaki yang sedang berusaha tetap kering pun jadi ikutan berdesakan.
Antrean kendaraan pun mengular, terutama di depan kantor Gudang Garam. Lalu lintas bergerak pelan, dengan kendaraan bergantian melewati titik banjir. Beberapa petugas terlihat berusaha mengatur, mengarahkan kendaraan untuk lewat di sisi kanan jalan yang sedikit lebih tinggi.
Data dari BPBD DKI Jakarta per jam sembilan pagi tadi cukup mencengangkan. Tercatat ada 35 RT dan 23 ruas jalan yang terendam banjir di Ibu Kota. Situasi pagi ini jelas mengingatkan kita betapa rentannya kota ini ketika hujan datang.
Artikel Terkait
Pria di Tangerang Tewaskan Ibu Tiri Diduga Dipicu Penolakan Pinjam HP dan Pengaruh Narkoba
Kementerian PU Resmikan Dua Sentra Gizi Baru di Perbatasan RI-Timor Leste
Polisi Bongkar Laboratorium Tembakau Sintetis di Apartemen Jakarta Pusat
Wakil Ketua KPK Ungkap Pola Pencucian Uang Korupsi Lewat Selingkuhan