Tim gabungan SAR berhasil menemukan enam serpihan yang diduga berasal dari pesawat ATR 42-500. Lokasinya di lereng Gunung Bulusaraung. Puing-puing itu pertama kali ditemukan oleh seorang pendaki, dan kini sudah berhasil dievakuasi dari lokasi.
Muhammad Arsyad, Sekretaris BPBD Pangkep, memberikan konfirmasi awal. "Ada 6 serpihan kayaknya, kalau tidak salah," ujarnya, Sabtu malam (17/1/2026).
Menurut Arsyad, semua barang bukti itu sudah dipindahkan ke Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Pangkep. Dari penampakannya, salah satu serpihan itu mirip dengan dinding luar pesawat.
"Paling dinding luarnya," jelasnya.
Selain serpihan logam, ada juga barang lain yang ikut ditemukan. "Serpihan pesawat, sama ada buku pilot," katanya menambahkan.
Barang Bukti Diamankan di Polres
Di sisi lain, Mayjen Bangun Nawoko selaku Pangdam XIV Hasanuddin memberikan keterangan terpisah. Ia menyebut proses evakuasi serpihan dari gunung telah selesai. Saat ini, semua barang bukti telah diamankan di Mapolres Pangkep untuk diperiksa lebih lanjut.
"Mudah-mudahan ini berita yang menggembirakan," ucap Bangun Nawoko.
Ia melanjutkan, penemuan itu bermula dari laporan seorang pendaki di Gunung Bulusaraung yang menemukan beberapa serpihan dan kertas-kertas. "Ini sudah diyakinkan oleh Dandim dengan Kapolres sekarang barang itu sudah ada di Polres Pangkep untuk diyakinkan apakah itu serpihan pesawat yang dimaksud," pungkasnya.
Artikel Terkait
Indonesia Ekspor 250.000 Ton Pupuk Urea ke Australia, Disambut Apresiasi PM Albanese
Kisah Operasi Kopassus Menaklukkan Dukun Kebal Pasca-G30S
Pemerintah Rencanakan Jaringan Kereta Api 2.800 Km di Kalimantan, Masuk Tahap Perencanaan
Indonesia Desak Investigasi Tuntas Serangan ke Pasukan UNIFIL di Lebanon