Donald Trump membuat pengumuman penting. Melalui akun Truth Social-nya, mantan Presiden AS itu menyatakan telah membentuk sebuah Dewan Perdamaian untuk Gaza. Ini adalah bagian krusial dari rencana gencatan senjata tahap kedua di wilayah yang sudah lama dilanda konflik itu.
"Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk mengumumkan bahwa Dewan Perdamaian telah dibentuk," tulis Trump, seperti dilaporkan AFP, Jumat lalu.
Dia bahkan tak ragu memberi pujian tertinggi. "Saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa ini adalah dewan terhebat dan paling bergengsi yang pernah dibentuk kapan pun, di mana pun," klaimnya.
Langkah ini muncul beriringan dengan dibentuknya komite teknokrat Palestina beranggotakan 15 orang. Tugas mereka berat: mengelola pemerintahan sehari-hari Gaza setelah perang usai. Nah, komite ini nantinya akan bekerja di bawah pengawasan dewan perdamaian tadi. Dan kabarnya, Trump sendiri yang akan memimpin dewan tersebut.
Rencananya tak cuma sampai situ. Ada juga wacana pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional. Tujuannya ganda: membantu mengamankan situasi di Gaza sekaligus melatih unit-unit kepolisian Palestina yang lolos verifikasi.
Artikel Terkait
Tri Tito Karnavian Ambil Alih Kendali Perwosi, Fokus pada Kesehatan Perempuan dan Keluarga
Pabrik Herbal di Gunung Putri Ludes Dilahap Api, Lima Unit Damkar Dikerahkan
Machado Serahkan Nobel Perdamaiannya ke Trump, Meski Tak Bisa Dialihkan
Fortuner Ringsek Jadi Penahan, Nyawa Pengendara Motor Selamat dari Truk yang Meluncur Mundur