Di sisi lain, Khoirudin juga punya kekhawatiran tersendiri. Dia ingin ada titik temu yang ideal, sebuah solusi yang tak cuma melindungi kesejahteraan buruh, tapi juga mempertimbangkan kelangsungan usaha dan tentu saja, kemampuan APBD. Bisa jadi, terangnya, solusinya nggak cuma satu. Mungkin perlu kombinasi beberapa kebijakan agar lebih tepat sasaran dan dampaknya terasa.
Pihaknya memahami betul bahwa usulan ini muncul bukan tanpa alasan. Ada kekhawatiran riil di kalangan pekerja menghadapi biaya hidup di Jakarta yang terus melambung. Aspirasi ini, kata dia, memang patut didengar dan dihormati.
Khoirudin menegaskan lagi. Tujuannya jelas: agar kebijakan yang lahir nanti benar-benar membantu pekerja, tanpa ujung-ujungnya mengganggu stabilitas keuangan daerah dan dunia usaha. Semuanya harus dihitung dengan cermat.
Artikel Terkait
Kapolri Sorot Dampak Ekonomi dari Operasi Ketupat 2026
Metro TV Siarkan Program Ramadan dan Berita 24 Jam pada Selasa, 3 Maret 2026
Wakil Ketua MPR Peringatkan Ketegangan Selat Hormuz Ancam Stabilitas Harga Minyak Indonesia
Golkar Desak PBB Ambil Langkah Konkret Hentikan Perang di Timur Tengah