Di sisi lain, Khoirudin juga punya kekhawatiran tersendiri. Dia ingin ada titik temu yang ideal, sebuah solusi yang tak cuma melindungi kesejahteraan buruh, tapi juga mempertimbangkan kelangsungan usaha dan tentu saja, kemampuan APBD. Bisa jadi, terangnya, solusinya nggak cuma satu. Mungkin perlu kombinasi beberapa kebijakan agar lebih tepat sasaran dan dampaknya terasa.
Pihaknya memahami betul bahwa usulan ini muncul bukan tanpa alasan. Ada kekhawatiran riil di kalangan pekerja menghadapi biaya hidup di Jakarta yang terus melambung. Aspirasi ini, kata dia, memang patut didengar dan dihormati.
Khoirudin menegaskan lagi. Tujuannya jelas: agar kebijakan yang lahir nanti benar-benar membantu pekerja, tanpa ujung-ujungnya mengganggu stabilitas keuangan daerah dan dunia usaha. Semuanya harus dihitung dengan cermat.
Artikel Terkait
Bayangan Perang: AS dan Mossad dalam Pusaran Destabilisasi Iran
Pak, Ada Paket: Polisi Bobol Kamar Homestay untuk Ringkus Pencuri Motor di Yogyakarta
Nurul Arifin Desak Pemerintah Perkuat Perlindungan WNI di Iran yang Bergejolak
Unsri Skorsing Mahasiswa PPDS Terbukti Lakukan Perundungan