Iran Tuding AS dan Israel Kirim Anggota ISIS untuk Serang Warga Sipil

- Rabu, 14 Januari 2026 | 00:10 WIB
Iran Tuding AS dan Israel Kirim Anggota ISIS untuk Serang Warga Sipil

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari AS maupun Israel. Situasi di Iran sendiri memang sedang panas. Gelombang protes anti-pemerintah mengguncang negara itu sejak sebulan terakhir, dipicu kondisi ekonomi yang makin sulit dan melemahnya nilai tukar rial.

Melemahnya mata uang nasional itu benar-benar terasa. Rial disebut merosot hingga 145.000 per dolar AS. Imbasnya, harga-harga kebutuhan pokok melambung tinggi, membuat warga semakin gerah. Sebelumnya, sejumlah pejabat Iran juga sudah menuding ada campur tangan asing. Mereka bilang AS dan Israel mendukung apa yang disebut “perusuh bersenjata” di dalam negeri.

Sementara data resmi dari pemerintah masih simpang siur, sebuah organisasi yang berbasis di AS, Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA), memberikan perkiraan yang suram. Mereka menyebut korban tewas sudah mencapai sedikitnya 646 orang termasuk aparat dan demonstran. Lebih dari seribu orang lainnya terluka.

Laporan HRANA juga menyebutkan, sedikitnya 10.721 orang telah diamankan. Mereka ditahan di 585 lokasi berbeda, tersebar di 186 kota di seluruh 31 provinsi Iran. Angka yang tak bisa dianggap remeh.


Halaman:

Komentar