Januari 2026 Beri Bonus: Libur Isra Mikraj Jumat, Siapkan Rencana Long Weekend

- Selasa, 13 Januari 2026 | 15:55 WIB
Januari 2026 Beri Bonus: Libur Isra Mikraj Jumat, Siapkan Rencana Long Weekend

Lalu, apa sebenarnya yang diperingati pada Isra Mikraj? Menurut penjelasan dari Kementerian Agama RI, peristiwa ini merujuk pada dua perjalanan agung Nabi Muhammad SAW yang ditempuh dalam satu malam saja.

Perjalanan ini menjadi momen yang sangat penting, karena di sinilah perintah salat lima waktu sehari semalam diturunkan oleh Allah SWT. Bisa dibilang, Isra Mikraj adalah tonggak lahirnya kewajiban salat yang menjadi rukun Islam.

Salat sendiri bukan sekadar ritual. Ibadah ini intinya memadukan dua bentuk kesalehan: personal dan sosial. Dimulai dengan kalimat "Allahu Akbar", salat adalah bentuk komitmen total seorang hamba kepada Tuhannya. Ditutup dengan salam "assalaamu'alaikum wa rahmatullah" ke kanan dan kiri, ia juga menjadi simbol komitmen untuk kedamaian, persaudaraan, dan kerukunan sesama manusia.

Peristiwa bersejarah ini terjadi di Makkah, pada periode akhir kenabian sebelum hijrah ke Madinah. Mayoritas ulama, seperti al-Maududi, meyakini Isra Mikraj terjadi sekitar tahun 620-621 Masehi, atau setahun sebelum hijrah.

Kata 'Isra' secara khusus merujuk pada perjalanan Nabi dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina. Beliau mengendarai Buraq, makhluk yang digambarkan seperti kuda berwarna putih bersayap, dengan ekor indah seperti burung merak. Dengan kendaraan luar biasa ini, jarak yang jauh itu bisa ditempuh dalam waktu singkat.

Sementara 'Mikraj' adalah lanjutan perjalanan spiritual beliau dari Masjidil Aqsa naik ke Sidratul Muntaha, langit ketujuh. Di puncak perjalanan inilah, Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah tentang kewajiban salat lima waktu.


Halaman:

Komentar