"Ini yang menjelaskan kenapa tiket Jakarta-Medan bisa lebih mahal daripada Jakarta-Kuala Lumpur. Janggal, kan? Rute internasional justru bebas PPN," ucapnya.
Di sisi lain, beban pajak impor suku cadang pesawat juga jadi persoalan serius. Huda menyebut sekitar 70% biaya perawatan pesawat bergantung pada suku cadang impor. Bea masuk yang dikenakan, otomatis mendongkrak biaya operasional maskapai secara signifikan.
Belum lagi soal harga avtur di dalam negeri yang kerap jadi pembahasan lama. Semua faktor ini, jika dirangkai, menggambarkan betapa beratnya beban yang harus ditanggung maskapai nasional. Akibatnya, ya harga tiket melambung, dan masyarakat bahkan relawan sekalipun harus mencari cara pintas yang tak lazim.
Artikel Terkait
BNPB Turun Tangan, Hujan Deras di Jakarta Dijinakkan dengan Teknologi Awan
Prabowo Tiba di Malang, Resmikan SMA Taruna Nusantara
BNI Dukung Sekolah Rakyat Prabowo, Kartu Siswa Bisa untuk Absen dan Transaksi Cashless
Sekolah Rakyat Tembus 166 Titik, Gus Ipul: Ini Ekosistem Perlindungan dan Pemberdayaan