Maraknya penambangan emas ilegal di Sumatera Barat akhirnya mendorong langkah tegas dari politisi di Senayan. Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra, baru-baru ini menyambangi Bareskrim Polri untuk berkoordinasi. Tujuannya jelas: mendorong penindakan terhadap aktivitas "peti" yang sudah merajalela itu.
Menurut Andre, persoalan ini ibarat gunung es. Kasus Nenek Saudah yang sempat viral, katanya, hanyalah bagian kecil yang terlihat.
"Kita tahu beberapa tahun belakang peti penambangan emas secara ilegal di Sumatera Barat itu marak," ujar Andre kepada awak media di Mabes Polri, Senin lalu.
"Ada di Kabupaten Pasaman, di tempat Nenek Saudah itu. Lalu di Pasaman Barat, Salur Selatan, Sijunjung, dan beberapa titik lain. Ini sudah rahasia umum, masyarakat luas sangat tahu."
Dia mendesak agar polres-polres di daerah tidak tutup mata. Koordinasinya dengan Bareskrim Dirtipidter diharapkan bisa segera menghasilkan tindakan nyata.
"Kita akan berkoordinasi agar segera Mabes Polri menurunkan tim," tegasnya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Tunda Impor Mobil India, Soroti Ketiadaan Transparansi
Pasangan Residivis di Ponorogo Ditangkap Usai Mencuri untuk Biaya Nikah
Ketua Komisi X DPR Kecam Kekerasan terhadap Mahasiswi di Kampus UIN Riau
Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati Terjerat Tali di Taman Nasional Tesso Nilo