Hujan deras mengguyur Kabupaten Serang, dan dampaknya langsung terasa. Kawasan Industri Modern Cikande tak luput, terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 25 sentimeter.
Menurut Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, titik genangan muncul di kawasan industri itu, tepatnya di Desa Nambo Udik. Penyebabnya? Saluran drainase yang ada dinilai kurang memadai.
"Genangan di Kawasan Modern Industri 4 Cikande disebabkan kapasitas drainase yang kurang lebar sehingga tidak mampu menampung debit air hujan,"
ungkapnya, Minggu (11/1/2026).
Namun begitu, masalah tak cuma di sana. Petugas juga menemukan genangan di lokasi lain, salah satunya di Komplek Bumi Nagara Lestari, Desa Nagara. Tingginya mencapai 30 sentimeter.
Untungnya, air belum masuk ke dalam rumah warga. Tapi kondisi itu tetap meresahkan. Rupanya, dua faktor jadi biang kerok: sistem drainase yang buruk dan luapan dari Sungai Cikambui yang tak tertahankan saat hujan tinggi.
"Genangan di Komplek Bumi Nagara Lestari terjadi karena drainase yang tidak optimal dan adanya luapan Sungai Cikambui saat curah hujan tinggi,"
jelas Andri Kurniawan lagi.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Penipuan Kripto yang Libatkan Nama Timothy Ronald
Dini Hari di Kebon Jeruk, Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Remaja
Polres Bogor Gelar Nobar Suporter Persib-Persija, Rivalitas Diredam di Layar
Drone Misterius di Perbatasan Korea Picu Adu Klaim dan Cacian