PSI Gelar Rakernas di Makassar, Janjikan Kejutan Tokoh Baru

- Minggu, 11 Januari 2026 | 13:45 WIB
PSI Gelar Rakernas di Makassar, Janjikan Kejutan Tokoh Baru

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah dijadwalkan. Acara besar itu bakal digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai 30 Januari hingga 1 Februari 2026 mendatang.

Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, mengonfirmasi jadwal tersebut. Saat dihubungi Minggu (11/1/2026), ia cuma menyebut singkat, "Makassar, 30 sampai tanggal 1 (Februari)."

Namun begitu, yang lebih menarik justru isu di balik Rakernas itu. Menurut Ali, akan ada kejutan berupa pengumuman tokoh baru yang bergabung. Soal waktu pastinya? Ia memilih untuk menggantung.

"Kita tunggu. Kita tunggu tanggal mainnya. Kita tunggu pengumumannya, kita tunggu surprise-nya," ujar Ali, dengan nada penuh selubung.

Harapannya jelas. PSI tidak ingin sekadar melenggang lagi ke Senayan. Di bawah komando Kaesang Pangarep, partai ini ingin jadi pemain serius di papan tengah.

"Kami sedang mempersiapkan partai ini untuk jadi salah satu partai yang diperhitungkan, tidak cuma lolos parlemen. Minimal harus ada di papan tengah," tegas Ali.

Untuk mencapai itu, strateginya adalah membuka pintu lebar-lebar. "Partai ini harus jadi rumah yang nyaman bagi siapa saja. Kuncinya dialektika internal yang sehat. Terbuka, tidak antikritik, dan jauh dari yang namanya baper," paparnya.

Lalu, siapa tokoh kejutannya? Isu panas belakangan menyebut Wakil Ketua Komisi III DPR dari NasDem, Rusdi Masse, berpotensi hengkang ke PSI. Ali tak membantah, tapi juga tak mengiyakan. Ia malah mengarahkan pembicaraan pada fakta lain.

"Saya kasih gambaran saja. Ketua DPW Sulsel kita, Muammar Ferirae Gandi Rusdi, itu kan putra beliau. Kalau putranya sudah di sini, tentu ada persetujuan dari ayahnya, bukan?"

Ali kemudian berargumentasi dengan logika kekeluargaan. "Masak sih seorang ayah mau mempermalukan anaknya sendiri? Atau malah menghancurkan masa depan anak?" tambahnya.

Meski demikian, ia tetap enggan memberikan jawaban yang gamblang. Semua tanda tanya besar itu, kata Ali, baru akan terjawab saat panggung Rakernas dibuka.

"Nantilah, tunggu saja tanggal 30," imbuhnya, menutup percakapan dengan janji yang sengaja dibiarkan menggoda.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar