Taksi Listrik Hantu Meluncur Mundur, Hantam Restoran di Tangerang

- Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:55 WIB
Taksi Listrik Hantu Meluncur Mundur, Hantam Restoran di Tangerang

Sebuah restoran ayam goreng di Karang Tengah, Tangerang, mendadak jadi sasaran. Bukan oleh pembeli yang ramai, melainkan oleh sebuah taksi listrik yang meluncur mundur tanpa sopir di dalamnya. Kejadiannya memang tak biasa.

Rekaman CCTV memperlihatkan mula-mula dua taksi listrik keluar dari area parkir. Yang dikemudikan Saiful Hidayat (25) berbelok ke kanan menuju Jalan Raden Saleh. Nah, di titik itulah masalah mulai. Sebuah mobil dari arah Ciledug datang dan menabrak taksi Saiful. Akibatnya, bodi samping taksi itu penyok.

Saiful, yang kala itu memakai topi dan baju abu-abu, langsung turun. Dia menghampiri pengemudi mobil yang menabraknya untuk menyelesaikan persoalan. Tapi siapa sangka, situasi justru berubah makin kacau.

Saat pria 25 tahun itu hendak kembali ke kendaraannya, taksi listriknya bergerak sendiri. Mobil itu tiba-tiba mundur pelan, lalu kencang, meluncur seperti hantu kembali ke arah restoran.

Sempat terhenti sebentar setelah membentur tiang lampu, taksi itu bergerak lagi. Kali ini, dengan kecepatan penuh, dia menghantam kaca depan restoran hingga pecah berantakan. Saiful pun berlari mengejar, tapi jelas sudah terlambat.

Yang menarik, di tengah keributan itu, pengemudi mobil yang awal menabrak justru memilih kabur. Dia meninggalkan lokasi begitu saja.

Untungnya, menurut Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden M Jauhari, tak ada korban jiwa dalam insiden aneh ini. Semua diselesaikan lewat jalur kekeluargaan.

"Untuk kerugian toko sudah diganti rugi oleh pihak taksi sejumlah Rp 4 juta dan sudah membuat pernyataan antara kedua belah pihak," jelas Jauhari, Sabtu (10/1/2026).

Dia menegaskan, ini murni kelalaian sang sopir. "Untuk korban jiwa nihil dan proses penyelesaian secara musyawarah. Kerugian materil hanya kendaraan taksi," tambahnya. Jadi, selain restoran yang kacau, taksi listrik itu sendiri yang rusak parah. Sebuah pelajaran mahal karena lupa mengamankan kendaraan di tengah situasi panik.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar