Jadwal Imsakiyah Digital 2026 Sudah Rilis, Ini Cara Mengeceknya

- Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:50 WIB
Jadwal Imsakiyah Digital 2026 Sudah Rilis, Ini Cara Mengeceknya

Menjelang Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Kementerian Agama sudah bersiap. Lewat Direktorat Jenderal Bimas Islam, mereka telah merilis jadwal imsakiyah digital yang bisa diakses masyarakat di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Buat yang mau tahu kapan waktu imsak dan buka puasa di kotanya, tinggal buka situs resminya saja.

Nah, cara mengeceknya gampang kok. Seperti yang diunggah di akun Instagram @bimasislam, begini langkah-langkahnya.

  • Pertama, akses laman bimasislam.kemenag.go.id/jadwalimsakiyah.
  • Lalu, pilih dulu provinsi dan kabupaten atau kota tempat kamu berada.
  • Jangan lupa pilih tahun 2026, kemudian klik tombol cari yang berwarna hijau di sebelah kiri.
  • Kalau datanya sudah muncul, kamu bisa langsung unduh file Excel-nya dengan menekan tombol unduh di sebelah kanan.

Praktis, bukan? Dengan begini, persiapan menyambut bulan puasa jadi lebih mudah.

Lalu, Kapan Puasa Dimulai?

Ini yang sering jadi pertanyaan. Berdasarkan kalender Hijriah, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. Itu sih prediksinya.

Tapi jangan buru-buru. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, punya prosedur tetap. Mereka akan menggelar sidang isbat terlebih dahulu untuk memastikan dan menetapkan secara resmi kapan hari pertama puasa dimulai. Jadi, tanggal pasti dari pemerintah masih harus ditunggu hasil sidangnya nanti.

Di sisi lain, organisasi Muhammadiyah sudah lebih dulu mengeluarkan kepastian. Melalui Maklumat resmi mereka, ditetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh lebih awal, yaitu pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini mengacu pada metode hisab dan Kalender Hijriah Global Tunggal yang mereka anut.

Berikut rincian lengkap jadwal puasa Ramadan 2026 menurut kalender Muhammadiyah.

  • Rabu, 18 Februari 2026: 1 Ramadan
  • Kamis, 19 Februari: 2 Ramadan
  • Jumat, 20 Februari: 3 Ramadan
  • Sabtu, 21 Februari: 4 Ramadan
  • Minggu, 22 Februari: 5 Ramadan
  • Senin, 23 Februari: 6 Ramadan
  • Selasa, 24 Februari: 7 Ramadan
  • Rabu, 25 Februari: 8 Ramadan
  • Kamis, 26 Februari: 9 Ramadan
  • Jumat, 27 Februari: 10 Ramadan
  • Sabtu, 28 Februari: 11 Ramadan
  • Minggu, 1 Maret: 12 Ramadan
  • Senin, 2 Maret: 13 Ramadan
  • Selasa, 3 Maret: 14 Ramadan
  • Rabu, 4 Maret: 15 Ramadan
  • Kamis, 5 Maret: 16 Ramadan
  • Jumat, 6 Maret: 17 Ramadan
  • Sabtu, 7 Maret: 18 Ramadan
  • Minggu, 8 Maret: 19 Ramadan
  • Senin, 9 Maret: 20 Ramadan
  • Selasa, 10 Maret: 21 Ramadan
  • Rabu, 11 Maret: 22 Ramadan
  • Kamis, 12 Maret: 23 Ramadan
  • Jumat, 13 Maret: 24 Ramadan
  • Sabtu, 14 Maret: 25 Ramadan
  • Minggu, 15 Maret: 26 Ramadan
  • Senin, 16 Maret: 27 Ramadan
  • Selasa, 17 Maret: 28 Ramadan
  • Rabu, 18 Maret: 29 Ramadan
  • Kamis, 19 Maret: 30 Ramadan

Jadi, ada dua kemungkinan tanggal awal. Semuanya kembali pada keyakinan dan ikut mana yang kita pegang. Yang jelas, persiapan lahir batin tetap yang utama.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar