Dalam dekritnya, pemerintah menyatakan FNSP akan bertugas mendukung lembaga keamanan lokal. Tujuannya, kata mereka, untuk menjaga ketertiban umum dan keselamatan masyarakat serta harta benda. Nada resminya jelas, tapi yang terjadi di lapangan mungkin lebih rumit.
Di sisi lain, ada laporan dari media-media lokal Brasil pada Rabu (7/1) yang menyebut Venezuela juga memperkuat posisi militernya di area yang sama. Seolah, kedua negara saling mengawasi, bersiap untuk hal yang tak diinginkan.
Kini, suasana di perbatasan itu seperti bubuk mesiu. Setiap gerakan, sekecil apapun, berpotensi memicu percikan api baru.
Artikel Terkait
Taksi Listrik Ngamuk, Hancurkan Restoran Ayam Goreng di Tangerang
Menteri Tito Izinkan Warga Manfaatkan Kayu Hanyut untuk Bangun Kembali Rumah
Siswa Jakarta Borong Medali Emas di Ajang Inovasi Internasional Bangkok
PDIP Tegaskan Dukungan untuk Pilkada Langsung di Tengah Rakernas