Jaksa Italia kini bergerak. Mereka membuka penyelidikan kriminal menyusul tragedi kebakaran bar di Swiss yang merenggut 40 nyawa di malam pergantian tahun. Enam dari korban tewas itu diketahui merupakan warga Italia.
Kabar ini dikonfirmasi oleh kantor berita ANSA. Mereka melaporkan, Kejaksaan Roma yang biasa menangani kasus melibatkan warga Italia di luar negeri resmi membuka penyidikan untuk dugaan pembunuhan. Langkah ini diambil atas permintaan langsung dari Kementerian Luar Negeri.
Suasana duka masih menyelimuti resor ski Crans-Montana. Kebakaran di bar Le Constellation itu tak hanya menewaskan puluhan orang, sebagian besar remaja, tetapi juga melukai 116 lainnya. Sebuah pesta yang seharusnya penuh sukacita berubah jadi mimpi buruk.
Di sisi lain, penyelidik Swiss punya teori awal. Mereka menduga pemicu api berasal dari botol sampanye yang dilengkapi kembang api. Botol itu konon dipegang terlalu dekat dengan material busa isolasi di langit-langit, lalu menyulut kobaran hebat. Yang membuat miris, pihak berwenang ternyata gagal melakukan inspeksi keselamatan kebakaran di bar tersebut selama lima tahun berturut-turut. Sebuah kelalaian yang mahal harganya.
Artikel Terkait
Invasi AS ke Venezuela 2026: Katalis Kekacauan Global yang Tak Terhindarkan
Eddy Soeparno Desak 2026 Jadi Tahun Mitigasi Krisis Iklim
Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Ditusuk Saat Tidur
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tantangan Diplomasi Menanti