Di hadapan para duta besar yang berkumpul di Istana Elysee, Presiden Prancis Emmanuel Macron tak sungkan menyampaikan kritik pedas. Sasaran utamanya? Amerika Serikat. Dalam pidato tahunannya, Macron menuding negara adidaya itu telah melangkahi aturan internasional dan mulai menjauh dari sekutu-sekutunya sendiri.
Latar belakang pernyataan keras ini jelas: penangkapan paksa pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, oleh pasukan khusus AS pekan lalu. Aksi militer kilat yang membawa Maduro ke New York itu memantik gelombang kecaman, dianggap sebagai pelecehan terhadap hukum internasional.
“Amerika Serikat adalah kekuatan yang mapan,” ujar Macron, suaranya tegas di ruang yang hening.
“Tapi secara bertahap, mereka berpaling dari beberapa sekutunya. Mereka melepaskan diri dari aturan-aturan yang justru dulu mereka promosikan.”
Tak cuma soal Venezuela. Macron juga menyoroti rencana kontroversial Donald Trump yang ingin menguasai Greenland. Gagasan itu, yang sudah beberapa kali diulang Trump, jelas membuat gusar Eropa. Denmark, yang memegang kendali atas pulau Arktik itu, sampai berani menyebut bahwa serangan apa pun akan mengakhiri aliansi NATO. Situasinya memang memanas.
Menurut Macron, semua ini adalah gejala dari dunia yang sedang berubah. “Kita hidup di dunia dengan kekuatan-kekuatan besar yang punya godaan nyata untuk memecah belah,” tambahnya.
Dampaknya terhadap tatanan global pun ia singgung. Lembaga-lembaga multilateral, yang seharusnya jadi penjaga perdamaian, dinilainya semakin tak berfungsi efektif. Imbas dari aksi-aksi sepihak negara besar, barangkali.
Pidato Macron ini bukan sekadar komentar biasa. Ini adalah pernyataan politik penting dari salah satu pemimpin utama Eropa, yang menyoroti retaknya hubungan transatlantik dan masa depan kerja sama internasional yang makin suram. Nada keprihatinannya terasa jelas, menyiratkan sebuah dunia yang mungkin sedang menuju fragmentasi yang berbahaya.
Artikel Terkait
Kemnaker dan BNSP Sediakan 15 Skema Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
DPD IKM Kabupaten Bekasi Laporkan Abu Janda ke Polres Metro Bekasi atas Dugaan Penghinaan Suku Minang
PSI: Kritik Hasto ke Jokowi Hanya Didasari Dendam Politik
Timnas Indonesia Uji Ketangguhan Hadapi Oman, Laga Ukur Perkembangan Skuad Garuda