Di sebuah malam Jumat yang sunyi di kawasan Sukatani, Tapos, Depok, dua pria mengalami penyiksaan berjam-jam. Peristiwa itu baru terungkap setelah polisi mengumumkan penyidikan terhadap seorang prajurit TNI AL, Serda M, dan lima warga sipil. Korban, berinisial WAT (24) dan DN (39), dianiaya dari pukul 01.30 dini hari hingga menjelang subuh.
Motifnya? Tuduhan transaksi narkoba. Menurut para pelaku, kedua korban dianggap memberikan jawaban yang berbelit-belit. Itulah yang memicu amarah mereka.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama, membeberkan kronologinya dalam jumpa pers, Kamis lalu.
Kekerasan yang terjadi sungguh keji. Korban DN bahkan ditelanjangi. Tujuannya cuma satu: memaksa pengakuan.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka, Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Tembus Rp39 Juta per Jamaah
Trump Klaim Hanya Moral Pribadi yang Bisa Menghentikannya, Bukan Hukum Internasional
Trump Tegaskan Ambisi Greenland: Dengan Cara Mudah, Atau Sulit
Guterres Murka, Rusia Hantam Infrastruktur Vital Ukraina di Tengah Beku