Di sebuah malam Jumat yang sunyi di kawasan Sukatani, Tapos, Depok, dua pria mengalami penyiksaan berjam-jam. Peristiwa itu baru terungkap setelah polisi mengumumkan penyidikan terhadap seorang prajurit TNI AL, Serda M, dan lima warga sipil. Korban, berinisial WAT (24) dan DN (39), dianiaya dari pukul 01.30 dini hari hingga menjelang subuh.
Motifnya? Tuduhan transaksi narkoba. Menurut para pelaku, kedua korban dianggap memberikan jawaban yang berbelit-belit. Itulah yang memicu amarah mereka.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama, membeberkan kronologinya dalam jumpa pers, Kamis lalu.
Kekerasan yang terjadi sungguh keji. Korban DN bahkan ditelanjangi. Tujuannya cuma satu: memaksa pengakuan.
Artikel Terkait
Bhayangkara FC Waspadai Persijap Jepara Meski dalam Momentum Positif
Polda Sumsel Bedah Rumah Warga Kurang Mampu dalam Rangka Hari Bhayangkara
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta
Marseille Kalahkan Metz 3-1, Pacu ke Posisi Tiga Klasemen Ligue 1