Di tengah hamparan ladang jagung yang menguning di Cikarang, Titiek Soeharto menyampaikan apresiasinya. Ketua Komisi IV DPR itu melihat capaian swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah bukan sekadar wacana lagi. Menurutnya, ini sebuah prestasi yang patut diacungi jempol.
"Dan saya harap ini bisa ditingkatkan lagi, dipertahankan, ditingkatkan lagi agar tahun 2026 ini kita bisa ekspor jagung,"
ujar Titiek kepada awak media, Kamis lalu. Suasana panen di Sukamahi itu terasa membanggakan.
Ia menjelaskan, posisi Indonesia sekarang sudah cukup aman, khususnya untuk komoditas jagung. Data yang ada menunjukkan produksi tahun 2025 lalu menyentuh angka 16,11 juta ton. Sementara konsumsi dalam negeri 'cuma' 15,60 juta ton.
"Artinya ada surplus hampir setengah juta ton. Dengan demikian kita sudah bisa disebut swasembada jagung,"
tuturnya lagi. Memang, sampai akhir tahun ini stok masih terbilang lebih.
Artikel Terkait
Gunungan Sampah di Pasar Kramat Jati Diserbu 25 Armada DLH
Tes Urine Massal di Lapas Narkotika Jakarta, 2.500 Orang Diperiksa
Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Mulai Dikeruk, Ditargetkan Rampung dalam Lima Hari
Kyiv Berduka Lagi, Tiga Nyawa Melayang dalam Serangan Malam