Target ambisius Badan Gizi Nasional untuk program makan gratis mereka adalah 'nol kejadian luar biasa' pada 2026. Atau dalam bahasa yang lebih sederhana: tidak boleh ada lagi kasus keracunan makanan. Nah, untuk mencapainya, mereka kini bersiap mengambil langkah tegas. Dapur-dapur yang dinilai jorok dan tidak memenuhi standar kebersihan bakal ditutup paksa.
Langkah ini bukan sekadar ancaman. Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala BGN Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik, mengungkapkan pihaknya sedang menyusun petunjuk teknis baru yang jauh lebih ketat.
"Juknis yang keras akan segera keluar," tegas Nanik dalam konferensi pers di SMKN 1 Jakarta, Kamis lalu.
"Untuk dapur yang ketahuan melanggar, kami beri peringatan. Peringatan pertama, lalu kedua. Kalau sampai peringatan ketiga masih bandel, ya tutup. Titik."
Menurut sejumlah saksi, upaya pengetatan ini rupanya sudah mulai membuahkan hasil. Memang, di awal-awal program MBG digulirkan, sejumlah insiden keracunan sempat mencuat dan jadi sorotan. Tapi angkanya pelan-palan turun.
Artikel Terkait
Warga Srengseng Kesal, Oknum Wanita Kabur Bayar Usai Makan-Minum di Warung
Dana Otsus Triwulan I 2026 Cair untuk 16 Daerah Papua, Penyaluran Tercepat Sejak Implementasi
Pembangunan Jalan Pengganti di Batu Tulis Bogor Dimulai, Proses Lelang Fisik Masih Berjalan
Surabaya Raih Penghargaan Global untuk Inovasi Popok Pakai Ulang