Ahmad Haikal Hassan, sang Kepala BPJPH, baru-baru ini membagikan cerita menarik. Ia mengungkap momen dari retret kedua yang digelar di kawasan Hambalang, Bogor.
Menurut Haikal, dalam kesempatan itu Presiden Prabowo Subianto mengutip sebuah ayat Al-Qur'an. Ayat yang dimaksud adalah “Alfitnatu Asyaddu minal-qatl”. Artinya kurang lebih, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan.
“Dua kali beliau menyebutkan ayat itu, di dua tempat yang berbeda,” ujar Haikal dalam sebuah video yang beredar Kamis lalu.
“Kemarin pada waktu retret, salah satu yang disampaikan Presiden itu adalah sebuah ayat Al-Qur'an, Pak Prabowo mengutip ayat Al-Qur'an, beliau mengatakan Alfitnatu Asyaddu minal-qatl, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan, dua kali Pak Prabowo menyebutkan di 2 tempat ayat Al-Qur'an itu.”
Dari situ, Haikal lantas bercerita tentang sisi lain Prabowo yang ia saksikan. Ia menggambarkan Prabowo sebagai pemimpin yang baik, yang tak segan mengingatkan stafnya untuk menunaikan ibadah.
“Masuk lagi setelah magrib, beliau masih ingatkan, ‘siapa yang belum salat magrib?’.” Haikal terdengar agak bergetar. “Bukan apa-apa, tapi apa nggak bangga punya presiden begitu? Terus saja dihina, dinyinyirin, dimaki. Maaf, saya agak emosional.”
“Dan ketika masuk lagi setelah magrib, beliau masih mengingatkan, siapa yang belum salat magrib, bukan apa-apa tapi apa nggak bangga, punya Presiden begitu? Apa nggak bangga gitu lho, terus saja dihina, terus saja dinyinyir, terus aja dimaki, maaf saya agak emosional.”
Artikel Terkait
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Orang dan 25 Gram Narkoba dalam Patroli Cipta Kondisi
Poco X8 Pro Series Terjual Lebih dari 30.000 Unit dalam 24 Jam di Indonesia
BMKG Prediksi El Nino Lemah hingga Moderat, Pemerintah Siapkan Antisipasi Kekeringan
Polri Tangkap Ki Bedil, Ahli Senpi Ilegal yang Beroperasi 20 Tahun