Isi pesannya pun sangat jelas dan mengganggu.
"Saya tidak akan mengatakan apa pun tentang hubungan fisik," tulis salah satu pesan.
Pesan lain bahkan lebih vulgar, langsung menanyakan, "Apakah Anda menyukai hal-hal seksual?"
Namun begitu, masalahnya tak berhenti di kata-kata. Laporan yang sama juga mengungkap beberapa dugaan kontak fisik langsung. Misalnya, menyentuh paha atau bokong korban. Semua ini melukiskan pola perilaku yang sangat menyimpang dan menyalahgunakan kekuasaan.
Artikel Terkait
Salat Jamak: Keringanan Islam dalam Kondisi Tertentu
Gubernur DKI Serukan Pelestarian Budaya Betawi di Tengah Dinamika Jakarta
Adik Bacok Kakak Kandung di Cakung Usai Ditegur Soal Pelecehan
Israel Serang Gaza, Tewaskan 7 Orang Meski Gencatan Senjata Berlaku