Isi pesannya pun sangat jelas dan mengganggu.
"Saya tidak akan mengatakan apa pun tentang hubungan fisik," tulis salah satu pesan.
Pesan lain bahkan lebih vulgar, langsung menanyakan, "Apakah Anda menyukai hal-hal seksual?"
Namun begitu, masalahnya tak berhenti di kata-kata. Laporan yang sama juga mengungkap beberapa dugaan kontak fisik langsung. Misalnya, menyentuh paha atau bokong korban. Semua ini melukiskan pola perilaku yang sangat menyimpang dan menyalahgunakan kekuasaan.
Artikel Terkait
Normalisasi Sungai Cirarab Ditargetkan Rampung Akhir Maret 2026
Vonis Kasus Korupsi Minyak Rp 285 Triliun Dijadwalkan Kamis Depan
Program Makan Bergizi di Serang Berlanjut, Siswa Terima Paket Bahan Makanan untuk Buka Puasa
Dua Belas Tokoh Elite Daftar sebagai Amicus Curiae Dukung Enam Terdakwa Korupsi Minyak