Isi pesannya pun sangat jelas dan mengganggu.
"Saya tidak akan mengatakan apa pun tentang hubungan fisik," tulis salah satu pesan.
Pesan lain bahkan lebih vulgar, langsung menanyakan, "Apakah Anda menyukai hal-hal seksual?"
Namun begitu, masalahnya tak berhenti di kata-kata. Laporan yang sama juga mengungkap beberapa dugaan kontak fisik langsung. Misalnya, menyentuh paha atau bokong korban. Semua ini melukiskan pola perilaku yang sangat menyimpang dan menyalahgunakan kekuasaan.
Artikel Terkait
Invasi AS ke Venezuela 2026: Katalis Kekacauan Global yang Tak Terhindarkan
Eddy Soeparno Desak 2026 Jadi Tahun Mitigasi Krisis Iklim
Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Ditusuk Saat Tidur
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tantangan Diplomasi Menanti