Anggaran sebesar Rp81,32 triliun telah ditetapkan Pemprov DKI Jakarta untuk tahun 2026. Angka yang fantastis ini, tentu saja, langsung menarik perhatian. Pertanyaannya, ke mana saja alokasi dana sebanyak itu akan digelontorkan?
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya. Menurutnya, anggaran harus diserap semaksimal mungkin demi pelayanan terbaik bagi warga ibu kota.
ujar Pramono dalam sebuah keterangan tertulis, Minggu (28/12/2025).
Dari sisi penerimaan, targetnya mencapai Rp71,45 triliun dari pendapatan daerah, ditambah Rp9,87 triliun dari pembiayaan. Sementara untuk belanja, dialokasikan Rp74,28 triliun, dengan pengeluaran pembiayaan sekitar Rp7,04 triliun.
Yang menarik, porsi besar akan dialirkan ke infrastruktur pelayanan publik. Michael Rolandi, Kepala BPKD DKI, menyebut angkanya mencapai 43,06 persen dari total APBD.
tuturnya. Artinya, ada upaya ekstra di sana.
Artikel Terkait
Rosan Roeslani: Efisiensi Energi BUMN Tak Ganggu Layanan, Justru Pacu Investasi EBT
LPS Mulai Verifikasi Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Pencabutan Izin OJK
KPK Perpanjang Penahanan Mantan Menag Yaqut 40 Hari
Gus Ipul: 625 Ribu Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Kembali Diaktifkan