Di tengah hamparan sawah yang menguning di Karawang, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sesuatu yang terasa lebih dari sekadar pernyataan resmi. Ia bicara dengan nada penuh keyakinan, menanggapi keraguan yang selama ini beredar soal kemampuan Indonesia mencapai swasembada pangan. Bagi Prabowo, anggapan bahwa negeri ini tak bisa mandiri pangan adalah keliru. Bahkan, ia menegaskan, Indonesia mampu melakukannya tiap tahun.
Suasana panen raya pada Rabu (7/1/2026) itu rupanya membawa kebahagiaan tersendiri baginya. Ia menyaksikan langsung hasil kerja keras para petani. “Hari ini bahagia bagi saya, bahagia, saya senang sekali,” ujarnya. Wajah-wajah di sekelilingnya, menurut pengamatannya, penuh harapan dan keyakinan. Momen inilah yang ia anggap sebagai bukti nyata untuk menjawab berbagai komentar skeptis.
“Kalau banyak tokoh nyinyir mengatakan kita tidak bisa swasembada pangan, hari ini kita buktikan kita swasembada pangan,” tegas Prabowo.
Namun begitu, rupanya suara sumbang itu tak serta-merta hilang. Prabowo mengaku masih mendengar celoteh skeptis bahkan setelah Indonesia berhasil swasembada tahun lalu. Ada saja yang meremehkan, memprediksi bahwa capaian itu hanya bersifat sementara setahun atau dua tahun, lalu berakhir.
Artikel Terkait
Panen Jagung Polri Tembus 743 Ribu Ton, Lahan Tersebar di 36 Polda
Bareskrim Ungkap 21 Situs Judi Online Bermain dari Luar Negeri, Dana Rp 59 Miliar Disita
Lulusan Sekolah Rakyat Tak Cuma Bawa Ijazah, Tapi Juga Sertifikat Kompetensi
Mobil SUV Hajar Pembatas Jalan, Arus Tol Bekasi Barat Lumpuh Dini Hari