Pernyataan ini muncul tak lama setelah operasi penangkapan Nicolas Maduro. AS menangkap presiden Venezuela itu dengan tuduhan terkait kartel narkoba. Trump sendiri memuji operasi tersebut.
Dalam sebuah pertemuan Partai Republik di Washington, Selasa waktu setempat, ia menyebut operasi itu berjalan sangat taktis. Bahkan, ia mengaku mengerahkan banyak pasukan ke Venezuela untuk menangkap Maduro.
“Kami mengerahkan banyak pasukan di lapangan, tetapi itu luar biasa. Secara taktis, itu brilian,” ujar Trump, seperti dilaporkan CNN International.
Jadi, ada dua hal yang digaungkan Trump belakangan: soal minyak Venezuela dan operasi penangkapan yang ia klaim sukses besar. Keduanya saling berkait, tentu saja, dan menambah narasi politik luar negeri AS yang seperti biasa penuh kejutan.
Artikel Terkait
Polisi Bantu Pengemudi Lansia Ganti Ban Pecah di Jalur Contraflow Tol Dalam Kota
Eddy Soeparno Bawa Bantuan Tepat Sasaran untuk Fase Pemulihan Agam
Truk Sampah Nyangkut di Busway, Lalu Lintas MT Haryono Lumpuh Berjam-jam
Mengurai Jawasentris: Zonasi AHWA untuk NU yang Lebih Indonesia