Investasi Kripto dan Derita Kanker: Motif Tragis di Balik Pembunuhan Anak Politisi Cilegon

- Selasa, 06 Januari 2026 | 07:20 WIB
Investasi Kripto dan Derita Kanker: Motif Tragis di Balik Pembunuhan Anak Politisi Cilegon

Polisi akhirnya menangkap HA (30), tersangka utama pembunuhan anak seorang politikus PKS di Cilegon. Penangkapan yang dilakukan Jumat lalu itu membuka tabir sejumlah fakta baru yang cukup mencengangkan.

Kasusnya bermula pada pertengahan Desember lalu. Di sebuah rumah mewah di kawasan perumahan BBS 3, Cilegon, seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun ditemukan tewas bersimbah darah. Korban adalah anak dari Maman Suherman, politikus lokal PKS. Suasana mencekam langsung menyelimuti lokasi kejadian.

Setelah penyelidikan berjalan hampir tiga pekan, petugas kepolisian berhasil mengamankan HA. Dalam konferensi pers yang digelar Senin (5/1), Dirreskrimum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, membeberkan kronologi dan motif di balik tindakan keji tersebut.

Menurut Dian, dorongan utamanya sederhana namun tragis: masalah uang. "Motif ekonominya yang kuat," tegasnya di Polres Cilegon.

Rupanya, semuanya berawal dari investasi kripto yang berujung petaka. HA konon memulai petualangannya di dunia aset digital itu dengan modal Rp 400 juta, uang hasil tabungan bersama istrinya. Awalnya, ia sempat beruntung besar. Modal ratusan juta itu membengkak hingga mencapai angka fantastis, Rp 4 miliar.


Halaman:

Komentar